E-Budgeting: Masa Depan Penganggaran yang Transparan dan Akuntabel

Mencontek Official

E-Budgeting, atau anggaran elektronik, adalah sistem penyusunan anggaran secara elektronik yang telah diterapkan di beberapa daerah di Indonesia. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran, khususnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pengertian E-Budgeting

E-Budgeting adalah aplikasi program komputer berbasis web yang memfasilitasi proses penyusunan APBD, Revisi, dan Perubahan Anggaran Kegiatan (PAK). Sistem ini memungkinkan pemerintah untuk melakukan pengendalian anggaran dengan lebih baik karena proses penyusunan anggaran dapat dilakukan secara lebih transparan, tepat waktu, dan anggaran dapat dialokasikan sesuai dengan kebutuhan dalam program kerja.

Tujuan Penerapan E-Budgeting

Tujuan dari penerapan e-Budgeting adalah untuk menciptakan sistem penganggaran yang:

  • Akurat: Memiliki dasar analisa biaya yang akurat dan akuntabel sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
  • Mudah: Mempermudah Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penyusunan anggaran.
  • Transparan: Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas proses penyusunan anggaran daerah.
  • Terintegrasi: Terintegrasi dengan E-Planning dan Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) Keuangan untuk mempercepat perencanaan daerah.

Dasar Hukum Penerapan E-Budgeting

Dasar hukum penerapan e-Budgeting tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 2 tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015 – 2019. Butir 8.2.12.3 lampiran II peraturan tersebut menyatakan bahwa salah satu sasaran adalah meningkatnya sistem pengelolaan keuangan daerah melalui penerapan e-Budgeting.

Manfaat E-Budgeting

Manfaat dari e-Budgeting antara lain:

  • Peningkatan Efisiensi: Mempercepat proses penyusunan anggaran dan mengurangi penggunaan kertas.
  • Peningkatan Partisipasi: Memungkinkan partisipasi yang lebih luas dari berbagai pihak dalam proses penyusunan anggaran.
  • Peningkatan Akurasi: Mengurangi kesalahan dalam perhitungan dan alokasi anggaran.

Kesimpulan

E-Budgeting merupakan langkah maju dalam pengelolaan keuangan publik yang lebih baik. Dengan sistem ini, diharapkan dapat tercipta penganggaran yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai e-Budgeting, Anda dapat mengunjungi laman resmi e-Budgeting Surabaya atau BPK Provinsi Kalimantan Selatan.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar