Keajaiban Surat An-Nas: Wahyu Terakhir di Kota Suci

Mencontek Official

Surat An-Nas, yang merupakan surah terakhir dalam Al-Qur’an, menyimpan kisah yang mendalam dan penuh hikmah. Surah ini diturunkan di kota Makkah, menjadikannya bagian dari golongan surat Makkiyah. Namun, ada beberapa ulama yang berpendapat bahwa surah ini termasuk dalam kategori Surat Madaniyah.

Latar Belakang Penurunan Surat An-Nas

Penurunan Surat An-Nas tidak lepas dari peristiwa sakit yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW karena sihir yang dilakukan oleh Labid bin Al A’sham, seorang dari Bani Zuraiq. Dua malaikat yang datang kepada Nabi Muhammad SAW memberikan petunjuk tentang lokasi sihir tersebut, yang berada di dalam sumur. Kisah ini menggambarkan betapa pentingnya perlindungan Allah SWT dari segala kejahatan, termasuk sihir.

Kandungan dan Fadhilah Surat An-Nas

Surat An-Nas mengajarkan kita untuk selalu memohon perlindungan kepada Allah SWT dari godaan setan, baik yang berasal dari kalangan jin maupun manusia. Surah ini juga sering dibaca sebagai bagian dari dzikir pagi dan sore serta sebelum tidur, menunjukkan fadhilah atau keutamaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan

Surat An-Nas adalah surah yang spesial, tidak hanya karena posisinya sebagai penutup Al-Qur’an, tetapi juga karena pesan-pesan yang terkandung di dalamnya. Surah ini mengingatkan kita akan pentingnya meminta perlindungan kepada Allah SWT, Sang Pencipta dan Pelindung umat manusia.

Untuk lebih memahami keagungan dan kedalaman Surat An-Nas, mari kita renungkan setiap ayat dan maknanya dalam kehidupan kita.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar