Keutamaan dan Tata Cara Sujud Tilawah

Mencontek Official

Sujud tilawah merupakan salah satu amalan yang disyariatkan dalam Islam ketika membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah dalam Al-Quran. Hukum melakukan sujud tilawah adalah sunnah muakkadah, yang berarti sangat dianjurkan, meskipun tidak wajib.

Pengertian Sujud Tilawah

Sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan sebagai respons terhadap ayat sajdah yang dibaca atau didengar. Ayat sajdah adalah ayat-ayat tertentu dalam Al-Quran yang ketika dibaca atau didengar, disunnahkan bagi seorang Muslim untuk bersujud sebagai tanda penghormatan dan kepatuhan kepada Allah SWT.

Hukum Sujud Tilawah

Para ulama sepakat bahwa sujud tilawah adalah sunnah muakkadah. Namun, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mazhab, terutama Imam Abu Hanifah yang berpendapat bahwa sujud tilawah adalah wajib.

Tata Cara Sujud Tilawah

Tata cara sujud tilawah dapat dilakukan dengan urutan berikut ini:

  1. Dimulai dari posisi berdiri menghadap kiblat.
  2. Takbiratul ihram, mengucapkan takbir.
  3. Turun sujud.
  4. Bangun dari sujud lalu diam sejenak.
  5. Bangun, meneruskan salat (jika sujud tilawah dilakukan dalam salat).
  6. Melakukan salam (jika sujud tilawah dilakukan di luar salat).

Bacaan sujud tilawah dapat dilafalkan sebagai berikut:

سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ

Yang artinya, "Wajahku bersujud kepada yang menciptakannya dan membentuknya, dan yang membuka pendengaran dan penglihatannya, dengan kekuatan dan kekuasaan-Nya".

Kesimpulan

Sujud tilawah adalah amalan yang mulia dan merupakan ekspresi kekaguman serta kepatuhan kepada pencipta alam semesta. Meskipun tidak wajib, sujud tilawah tetap menjadi bagian penting dari ibadah seorang Muslim, menunjukkan kerendahan hati dan kecintaan kepada Allah SWT. Dengan melaksanakannya, seorang Muslim menunjukkan kesediaannya untuk tunduk dan bersujud hanya kepada Allah, Sang Pencipta.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar