Kriteria Makanan Halal: Apa yang Tidak Termasuk?

Mencontek Official

Dalam Islam, makanan yang halal tidak hanya penting bagi kesehatan fisik tetapi juga bagi kebersihan spiritual dan keimanan seseorang. Makanan halal adalah makanan yang diperbolehkan untuk dikonsumsi menurut syariat Islam. Berikut ini adalah kriteria makanan yang halal, kecuali:

  1. Halal Secara Zat
    Makanan yang halal secara zat adalah makanan yang tidak dilarang dalam Islam. Contohnya termasuk sayur-mayur, buah-buahan, dan ikan. Ini berdasarkan firman Allah dalam surah Al Maidah ayat 5 yang menyatakan larangan atas bangkai, darah, daging babi, dan lain-lain.

  2. Halal Cara Memperoleh
    Makanan harus diperoleh dengan cara yang halal, tidak melalui pencurian, penipuan, korupsi, atau cara haram lainnya. Jika makanan halal dibeli dengan uang haram, maka makanan tersebut menjadi haram.

  3. Halal Cara Pengolahan
    Cara pengolahan makanan juga harus halal, seperti penyembelihan hewan harus dilakukan dengan menyebut nama Allah.

  4. Tidak Menjijikkan dan Tidak Berbahaya
    Makanan tidak boleh kotor atau menjijikkan dan tidak boleh membahayakan kesehatan. Makanan juga tidak boleh merusak akal, moral, atau aqidah.

Kriteria yang Tidak Termasuk dalam Makanan Halal:

  • Makanan yang diharamkan dalam Al-Quran dan Sunnah, seperti daging babi dan bangkai.
  • Makanan yang diperoleh dari hasil yang haram, seperti uang hasil korupsi.
  • Makanan yang diproses atau diolah dengan cara yang tidak sesuai dengan syariat Islam, seperti penyembelihan tanpa menyebut nama Allah.

Penting untuk memastikan bahwa makanan yang kita konsumsi tidak hanya halal dari segi zat dan cara perolehan, tetapi juga dari cara pengolahannya. Dengan demikian, kita dapat menjaga kehalalan makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar