Matematika dalam Jurusan Hukum: Sebuah Tinjauan

Mencontek Official

Ketika memilih jurusan di perguruan tinggi, banyak calon mahasiswa yang bertanya-tanya, "Apakah jurusan hukum ada matematika?" Pertanyaan ini sering muncul karena matematika dikenal sebagai mata pelajaran yang menantang bagi sebagian orang, dan tidak sedikit yang ingin menghindarinya di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Mengapa Matematika Dianggap Menakutkan?

Matematika sering dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit karena melibatkan pemahaman konsep yang abstrak dan penerapan rumus-rumus yang kompleks. Di Indonesia, matematika adalah mata pelajaran wajib selama 12 tahun pendidikan formal, yang seringkali menjadi momok bagi pelajar di setiap tingkat pendidikan.

Realitas Matematika di Jurusan Hukum

Menjawab pertanyaan utama, di sebagian besar fakultas hukum, matematika tidak termasuk dalam kurikulum yang harus diambil oleh mahasiswa hukum. Hal ini karena fokus utama dari jurusan hukum adalah mempelajari sistem hukum dan landasannya, yang mencakup berbagai bidang seperti hukum pidana, hukum bisnis, hukum internasional, dan hukum konstitusi.

Apa yang Dipelajari di Jurusan Hukum?

Mahasiswa hukum akan mempelajari berbagai aspek hukum yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat, termasuk:

  • Hukum dasar seperti konstitusi, hukum dagang, hukum perdata, hukum tata negara, dan hukum pidana.
  • Penerapan hukum dalam menyelesaikan masalah hukum.
  • Pengembangan kemampuan untuk berpikir kritis dan analitis terhadap permasalahan sosial.

Jurusan Alternatif Tanpa Matematika

Bagi yang ingin menghindari matematika sepenuhnya, ada beberapa jurusan alternatif yang bisa dipertimbangkan, seperti:

  1. Bahasa, Sastra, dan Budaya
  2. Seni
  3. Desain
  4. Filsafat
  5. Ilmu Sejarah
  6. Ilmu Komunikasi
  7. Hubungan Internasional
  8. Antropologi
  9. Sosiologi
  10. Ilmu Sosial
  11. Psikologi.

Kesimpulan

Jurusan hukum memang menawarkan jalur akademis yang tidak melibatkan matematika secara langsung. Namun, penting untuk diingat bahwa menghindari matematika bukanlah alasan utama untuk memilih jurusan hukum. Seorang calon mahasiswa harus mempertimbangkan minat dan kecenderungan mereka terhadap hukum itu sendiri, serta prospek karier yang ditawarkan oleh jurusan tersebut.

: Sun Education Group
: Zenius Education
: Hukumonline
: Indonesia College

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar