Memahami Aturan Dasar Operasi Matematika: Kali, Bagi, Tambah, dan Kurang

Mencontek Official

Matematika adalah bahasa universal yang digunakan di seluruh dunia untuk menjelaskan dan memahami fenomena alam, ekonomi, sosial, dan banyak lagi. Salah satu aspek fundamental matematika adalah operasi dasar: perkalian (kali), pembagian (bagi), penjumlahan (tambah), dan pengurangan (kurang). Pemahaman yang kuat tentang aturan-aturan ini penting untuk menyelesaikan masalah matematika dengan benar.

Perkalian (Kali)

Perkalian adalah proses penjumlahan berulang. Misalnya, $$ 4 times 3 $$ sama dengan menambahkan angka 4 sebanyak tiga kali, yaitu $$ 4 + 4 + 4 = 12 $$. Dalam perkalian, urutan angka tidak mempengaruhi hasil; ini dikenal sebagai sifat komutatif, yang berarti $$ a times b = b times a $$.

Pembagian (Bagi)

Pembagian adalah operasi yang membagi suatu angka menjadi beberapa bagian yang sama besar. Sebagai contoh, $$ 12 div 3 $$ berarti membagi angka 12 menjadi 3 bagian yang sama, yang masing-masing adalah 4. Pembagian adalah kebalikan dari perkalian.

Penjumlahan (Tambah)

Penjumlahan adalah proses menggabungkan dua angka atau lebih menjadi satu jumlah total. Misalnya, $$ 7 + 5 $$ menghasilkan 12. Penjumlahan juga memiliki sifat komutatif, yaitu $$ a + b = b + a $$.

Pengurangan (Kurang)

Pengurangan adalah proses mengambil satu angka dari angka lain. Contohnya, $$ 10 – 2 $$ berarti mengambil 2 dari 10, yang hasilnya adalah 8. Berbeda dengan penjumlahan, pengurangan tidak komutatif, yang berarti $$ a – b neq b – a $$.

Aturan Urutan Operasi (Hirarki Operasi)

Dalam matematika, ada aturan urutan operasi yang harus diikuti untuk mendapatkan hasil yang benar. Aturan ini biasa disebut dengan BODMAS/BIDMAS/PEDMAS, yang merupakan singkatan dari:

  • Brackets (Kurung)
  • Orders (Pangkat dan Akar)
  • Division (Pembagian)
  • Multiplication (Perkalian)
  • Addition (Penjumlahan)
  • Subtraction (Pengurangan)

Aturan ini menentukan bahwa operasi dalam kurung harus dilakukan terlebih dahulu, diikuti oleh pangkat dan akar, kemudian pembagian dan perkalian (dari kiri ke kanan), dan terakhir penjumlahan dan pengurangan (dari kiri ke kanan).

Contoh Soal

Misalkan kita memiliki soal matematika sebagai berikut:

$$ 8 times (2 + 3) – 5 div 5 $$

Mengikuti aturan BODMAS, kita akan menyelesaikan operasi dalam kurung terlebih dahulu:

$$ 8 times 5 – 5 div 5 $$

Kemudian, kita melakukan perkalian dan pembagian:

$$ 40 – 1 $$

Dan terakhir, kita melakukan pengurangan untuk mendapatkan hasil akhir:

$$ 39 $$

Dengan memahami aturan-aturan ini, kita dapat menyelesaikan berbagai soal matematika dengan lebih mudah dan akurat. Matematika tidak hanya tentang angka, tetapi juga tentang logika dan pemecahan masalah yang sistematis. Semoga artikel ini membantu Anda dalam memahami aturan dasar operasi matematika. Selamat belajar!

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar