Panduan Lengkap Menghitung Tetesan Infus

Mencontek Official

Menghitung tetesan infus adalah keterampilan penting dalam dunia medis yang memastikan pasien menerima cairan intravena (IV) dengan dosis yang tepat. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk menghitung tetesan infus:

Langkah 1: Kenali Faktor Tetes Set

Setiap set infus memiliki faktor tetes yang berbeda, biasanya tercetak pada kemasannya. Faktor tetes ini adalah jumlah tetes yang dibutuhkan untuk membuat satu mililiter cairan. Misalnya, faktor tetes standar adalah 20 tetes/ml untuk set infus makro dan 60 tetes/ml untuk set mikro.

Langkah 2: Tentukan Volume Infus

Volume total cairan yang diperintahkan oleh dokter harus diketahui. Ini biasanya diukur dalam mililiter (ml). Sebagai contoh, dokter mungkin memerintahkan 500 ml cairan untuk diinfuskan.

Langkah 3: Hitung Waktu Infus

Waktu yang diperlukan untuk infus harus dihitung, biasanya dalam jam. Jika dokter menginginkan infus selama 4 jam, ini adalah waktu yang akan digunakan dalam perhitungan.

Langkah 4: Kalkulasi Tetesan per Menit

Gunakan rumus berikut untuk menghitung tetesan per menit (tpm):

$$ tpm = frac{(Volume , Infus , (ml) times Faktor , Tetes , (tetes/ml))}{(Waktu , Infus , (menit))} $$

Sebagai contoh, jika kita memiliki 500 ml cairan untuk diinfuskan selama 4 jam dengan set infus yang memiliki faktor tetes 20 tetes/ml, perhitungannya adalah:

$$ tpm = frac{(500 , ml times 20 , tetes/ml)}{(4 , jam times 60 , menit/jam)} $$

$$ tpm = frac{10000 , tetes}{240 , menit} $$

$$ tpm = approx 42 , tetes/menit $$

Jadi, Anda perlu mengatur infus untuk menetes sekitar 42 tetes per menit.

Langkah 5: Monitor dan Sesuaikan

Setelah infus diatur, penting untuk memonitor dan menyesuaikan laju tetesan sesuai kebutuhan. Pastikan untuk selalu mengikuti instruksi dokter dan protokol rumah sakit.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat memastikan bahwa pasien menerima jumlah cairan yang tepat dengan laju yang sesuai. Selalu periksa kembali perhitungan Anda dan jika ragu, konsultasikan dengan rekan kerja atau atasan Anda.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar