Suwe Ora Jamu: Melodi Rindu yang Tak Terlupakan

Mencontek Official

Lagu "Suwe Ora Jamu" adalah sebuah tembang tradisional yang berasal dari Jawa Tengah dan Yogyakarta, Indonesia. Lagu ini memiliki makna mendalam dan telah diwariskan secara turun-temurun, menggambarkan perasaan rindu dan kekecewaan dalam pertemuan yang telah lama dinanti.

Lirik dan Makna Lagu

Lagu ini diciptakan oleh R.C. Hardjosubroto, seorang seniman karawitan dan tembang dari Kulon Progo pada era 1970-an. Berikut adalah lirik lagu "Suwe Ora Jamu" dalam bahasa Jawa beserta terjemahannya[1][4]:

Suwé ora jamu,
Jamu godhong téla,
Suwé ora ketemu
Ketemu pisan gawé gela.

Terjemahan dalam Bahasa Indonesia:

Lama tidak minum jamu,
Jamu daun ketela,
Lama tidak bertemu,
Sekali bertemu membuat kecewa.

Versi Waldjinah

Penyanyi keroncong terkenal, Waldjinah, juga mempopulerkan lagu ini dengan lirik tambahan yang memberikan nuansa lebih dalam. Berikut adalah lirik versi Waldjinah[1]:

Suwe ora jamu Mas,
Jamu godhong telo
Suwe ora ketemu,
Temu pisan ojo gelo

Suwe ora jamu Mas,
Jamu godhong meniran
Wis suwe ora ketemu,
Temu pisan dadi pikiran

Wis suwe yo Mas ora jamu,
Jamu godhong sligi
Wis suwe ora ketemu,
Temu pisan dadi ati.

Terjemahan dalam Bahasa Indonesia:

Lama tidak minum jamu Mas,
Jamu daun ketela
Lama tidak bertemu,
Bertemu pertama kali jangan kecewa

Lama tidak minum jamu Mas,
Jamu daun Meniran
Sudah lama tidak bertemu,
Bertemu pertama jadi pikiran

Sudah lama ya Mas, tidak minum jamu,
Jamu daun Sligi,
Sudah lama tidak bertemu,
Bertemu sekali jadi hati.

Interpretasi dan Pelajaran

Lagu "Suwe Ora Jamu" mengajarkan kita tentang realitas kehidupan yang seringkali tidak berjalan sesuai dengan harapan. Meskipun kita mungkin merasa kecewa, lagu ini mengingatkan kita untuk bangkit dan tidak terlalu larut dalam kekecewaan. Tembang ini merupakan representasi perasaan yang dialami banyak orang, mencerminkan keunikan budaya dan emosi manusia[4].

Lagu ini tidak hanya sekedar melodi, tetapi juga sarana untuk mengungkapkan dan membagikan perasaan yang universal, yaitu rindu dan harapan yang kadang-kadang berakhir dengan kekecewaan. Namun, pesan yang disampaikan adalah untuk tetap bersemangat dan tidak menyerah pada keadaan.

"Suwe Ora Jamu" adalah bukti kekayaan budaya Indonesia dan keindahan bahasa Jawa yang mampu menyentuh hati dan menggugah jiwa. Lagu ini akan terus dikenang sebagai salah satu warisan budaya yang tak lekang oleh waktu.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar